“Dek, kalau sudah datang waktunya nanti ketika engkau mesti memilih seorang laki-laki sebagai teman hidupmu. Pilihlah seseorang yang setidaknya seperti aku jika engkau tak bisa menemukan yang lebih baik.
Aku hanya tak ingin hidupmu susah karena pilihan yang salah. Bertemu yang serupa denganku saja, sudah terbayang betapa beratnya. Apalah lagi kalau bertemu yang lebih buruk.
Jika inipun tidak bisa kau penuhi, aku berpesan: Laki-laki kadang tidak terlalu pintar untuk menyimpulkan apa yang engkau mau dengan cepat.
Jadi belajarlah cerdas semenjak hari ini, belajar untuk mandiri dalam perasaan. Jangan sampai berakhir menyerah pada kekalutan. Karena engkau adalah aliran yang sama denganku.
Karena kita telah berbagi tanggungjawab semenjak dahulu. Maka dengarkanlah aku! Untuk dirimu.
Kairo – 7 Juni 2012

